PERESMIAN PLTM SAMPEAN BARU BONDOWOSO

23.07.2019
|
0 Comments
|
67705913_2363228087269407_7806343960900665344_n

Sobat PJBS, pada pagi hari ini (Selasa, 23 Juli 2019) telah dilaksanakan Tasyakuran Peresmian dan Pengoperasian kembali PLTM (Pembangkit Listrik Tenaga Mikro-hidro) Sampean Baru di Bondowoso. Sebelumnya PLTM Sampean Baru sudah diresmikan sejak 25 November 1998 dengan kapasitas #1 sebesar 1.2 MW dan #2 sebesar 0.6 MW.

Peresmian dihadiri oleh Bupati Bondowoso, Bpk. Salwa Arifin, Ketua DPRD Bpk. H Tohari S.Ag, Sekda Bondowoso, General Manager PT PLN Distribusi Jawa Timur, Bpk. Bob Saril, Direktur Utama PJB Services, Bpk. Djati Prasetyo, GM PLN Pusharlis, dan Direktur O&M PJB Services, Bpk. Nur Hidayat.

Dalam kesempatan ini PJB Services juga mengucapkan terima kasih kepada PLTM Sampean Baru di Bondowoso karena sudah memberikan kepercayaan untuk mengelola jasa O&M selama 5 tahun.

Selamat atas peresmian PLTM Sampean Baru, semoga mampu menyediakan listrik untuk masyarakat Bondowoso dan sekitarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PLN NP Services menyediakan layanan Commissioning untuk memastikan seluruh sistem, peralatan, dan instalasi pembangkit listrik maupun fasilitas industri dapat beroperasi sesuai spesifikasi teknis, standar keselamatan, dan target kinerja yang ditetapkan. Proses commissioning dilakukan secara terstruktur mulai dari pemeriksaan, pengujian, verifikasi, hingga serah terima operasional guna menjamin keandalan dan kesiapan aset sebelum digunakan secara penuh.

Melalui layanan Relocation, PLN NP Services mendukung kebutuhan pemindahan, pemasangan kembali, serta optimalisasi peralatan dan aset industri secara aman dan efisien. Layanan ini mencakup perencanaan teknis, pembongkaran, transportasi, instalasi ulang, pengujian, hingga recommissioning untuk memastikan peralatan dapat kembali beroperasi dengan performa yang optimal di lokasi baru.

PLN NP Services juga memiliki kompetensi dalam pelaksanaan First Year Inspection sebagai bagian dari upaya menjaga keandalan aset setelah satu tahun masa operasi. Kegiatan inspeksi dilakukan secara menyeluruh terhadap peralatan utama maupun pendukung guna mengidentifikasi potensi permasalahan sejak dini, meningkatkan reliability, serta memastikan performa aset tetap sesuai standar operasional dan keselamatan kerja.

Dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang unggul, PLN NP Services menyediakan layanan Competency Certification yang bertujuan meningkatkan kompetensi tenaga kerja sesuai standar nasional maupun internasional. Program sertifikasi kompetensi dilaksanakan melalui proses asesmen yang profesional untuk memastikan tenaga kerja memiliki kemampuan teknis, pengetahuan, dan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri ketenagalistrikan dan sektor energi.

Sebagai perusahaan yang berpengalaman dalam pengelolaan aset industri, PLN NP Services menghadirkan layanan Heavy Equipment Management yang mencakup pengelolaan alat berat secara terintegrasi mulai dari perencanaan penggunaan, pemeliharaan, inspeksi, monitoring performa, hingga optimalisasi siklus hidup aset. Layanan ini membantu pelanggan meningkatkan produktivitas, efisiensi operasional, serta mengurangi risiko gangguan pada aktivitas proyek maupun operasi industri.

PLN NP Services juga menyediakan Scaffolding Provision Services untuk mendukung berbagai pekerjaan konstruksi, pemeliharaan, overhaul, inspeksi, dan proyek industri lainnya. Layanan penyediaan scaffolding dilakukan dengan memperhatikan aspek keselamatan, kualitas material, serta standar kerja yang berlaku sehingga mampu memberikan akses kerja yang aman, efisien, dan sesuai kebutuhan proyek.

Untuk mendukung efisiensi energi dan perlindungan sistem industri, PLN NP Services menyediakan layanan Heat Insulation Work yang meliputi pemasangan, perbaikan, dan pemeliharaan sistem insulasi termal pada berbagai fasilitas pembangkit dan industri. Pekerjaan heat insulation bertujuan mengurangi kehilangan panas, meningkatkan efisiensi energi, menjaga keselamatan kerja, serta melindungi peralatan dari pengaruh temperatur ekstrem selama operasional berlangsung.