Pada tanggal 19 – 21 Januari 2026 telah dilaksanakan Focus Group Discussion (FGD) Direktorat Operation & Maintenance (O&M). FGD yang dipimpin langsung oleh Direktur O&M, Bapak Maryono, tersebut dihadiri oleh Senior Leader PLN NP Services dan staf divisi terkait.
Turut hadir Direktur Utama PLN NP Services, Bapak Jakfar Sadiq, dimana dalam arahannya beliau menegaskan bahwa keselamatan kerja merupakan prioritas utama dan harus menjadi budaya dalam setiap aktivitas serta menekankan pentingnya evaluasi kontrak berbasis real cost plus margin dengan optimalisasi anggaran unit untuk meningkatkan efisiensi dan keandalan pembangkit. Selain itu, beliau mengingatkan agar tata kelola Perusahaan harus berjalan dengan baik, menghindari silo antara Kantor Pusat dan Unit, serta bergerak harmonis mendukung target Perusahaan.
Mengangkat tema Strengtening Integrated Execution and Upscalling Market Growth, yang bertujuan untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, serta keandalan layanan Operation & Maintenance, dengan fokus melakukan beberapa action plan antara lain:
1. Peningkatan kinerja operasi dan pemeliharaan dengan target zero unplanned downtime melalui standarisasi mutu dan zero rework, peningkatan reliability peralatan utama (seperti turbocharger, boiler, dan sistem kontrol), serta efisiensi operasi termasuk co-firing biomassa.
2. Peningkatan maturitas proses bisnis internal, melalui standarisasi, evaluasi model tata kelola, serta percepatan digitalisasi sistem.
3. Berfokus pada penguatan budaya keselamatan kerja untuk mencapai target Zero Accident melalui kepatuhan terhadap HSE Compliance.
4. Peningkatan kompetensi, dengan fokus pada perbaikan sistem kerja dan pengelolaan sumber daya.
Melalui FGD ini, Direktorat O&M PLN NP Services berkomitmen untuk terus meningkatkan sinergi dan kinerja di semua lini demi memberikan layanan terbaik yang melampaui ekspektasi pelanggan, dengan fokus pada keselamatan, keandalan, dan efisiensi.
